Kali ini akan membagikan informasi mengenai Kisah Hanzo Mobile Legends yang jarang pemain tau. Hanzo adalah hero Assassin yang sangat mematikan jika kalian gunakan dengan benar. Hero ini jarang terpakai karena keterbatasan ability yang ia miliki sehingga belum bisa menjadi META pada scene kompetitif Mobile Legends.

Meskipun begitu, Assassin yang satu ini, dapat dengan mudah mengobrak – abrik musuh dan membunuh musuh dengan kombo skill 2 dan skill 1 nya. Pasalnya, Hero ini memiliki kelebihan yang unik, yaitu ia bisa membuat tubuhnya berubah menjadi hantu terbang dan dapat menyerang musuh tanpa takut tubuh aslinya mati.

Dalam kisahnya, Hanzo adalah Akakage terkuat dari golongan Shadow. Yang mana untuk menjadi yang terkuat, dia bersekutu dengan Hanekage, sosok iblis menakutkan dengan memberinya makan berupa darah dari lawan-lawannya.

Nah, ingin tahu kisah lengkapnya? Berikut sudah rangkum informasi mengenai kisah Hanzo dalam game Mobile Legends. Daripada berlama-lama, langsung saja simak informasinya berikut ini.

Skill Hanzo Mobile Legends

Sebelum membagikan kisah dari hero ini, ada baiknya kalian kenali dulu setiap skill yang terdapat pada Hanzo. Hero Mobile Legends yang satu ini memiliki skill mematikan yang tentunya sangat mengganggu ketika saat war. Berikut skill-skill Hanzo yang wajib kalian kuasai:

Ame no Habakiri (Skill Pasif)
Ketika unit dieliminasi di dekat Hanzo, Blood Demon akan menyerap jiwa mereka ke dalam tubuhnya menjadi (Demon Blood). Hanzo memperoleh 2 (Demon Blood) untuk setiap unit Non-Hero yang dieliminasi dan 20 (Demon Blood) jika unit tersebut adalah Hero.

Ninjutsu: Demon Feast (Skill 1)
Setiap 5 Basic Attack Hanzo (membuka sementara) Skill ini selama 6.5 detik. Hanzo menggunakan Ame no Habakiri untuk melahap target dan mencerna mereka selama beberapa saat. Dengan melakukan hal itu Hanzo mendapatkan 10 (Demon Blood). (Hanya dapat digunakan terhadap Minion dan Creep. Menargetkan Lord atau Turtle memberikan 500 (True Damage)).

Ninjutsu: Soul Reap (Skill 2)
Hanzo memanggil Demonic Spike ke lokasi target, memberikan 160( +60% Total Physical ATK) (Physical Damage) seketika. Jika terdapat lawan yang terkena Hit, Skill ini akan menyerang kembali setelah 0.5 detik, memberikan 40( +15% Total Physical ATK) (Physical Damage) kepada target di dalam area.

Skill ini juga menyebabkan efek Slow kepada mereka sebesar 40% hingga tidak terdapat target yang terkena Hit atau memberikan Damage tambahan hingga 8 kali. Setiap unit yang terkena Hit memberikannya 1 (Demon Blood).

Kinjutsu: Pinnacle Ninja (Ultimate)
Hanzo mendapatkan 25 Demon Blood dan melakukan Charge ke dalam pertempuran sebagai Demon Pneuma, mendapatkan Set Basic Skill yang baru ketika meninggalkan tubuhnya. (Demon Pneuma) mengkonsumsi 10 (Demon Blood) setiap detik, dan ketika habis, Hanzo kembali ke posisi tubuhnya yang semula.

Ketika dalam bentuk Demon Pneuma, dia dapat bergerak melalui halangan dan memiliki 35% Movement Speed ​​dan 30% Attack Speed tambahan, tetapi Physical dan Magic Defense-nya berkurang sebesar 50.0%. Ketika (Demon Pneuma) dieliminasi, dia akan tertarik kembali ke arah tubuh Hanzo.

Skill ini menyebabkan efek Stun selama 3 detik dan melemahkannya selama 8 detik (terkena efek Slow sebesar 55%, Physical dan Magic Defense berkurang sebesar 100% dan lokasinya ditunjukkan); mereka berdua tereliminasi jika (tubuhnya) dieliminasi. (Pilihan): Demon Pneuma segera kembali ke tubuh Hanzo, atau sebaliknya.

Kisah Hanzo Mobile Legends

Pada zaman dahulu, House of Akakage dipuji sebagai God of Ninja Art. Selama beberapa generasi, Akakage diteliti dan diajarkan Ninjutsu tingkat tinggi. Untuk mencapai puncak dari Ninja Art, Akakage menggunakan Ninjutsu terlarang untuk membersihkan hati mereka dari kejahatan, kemarahan, dan keserakahan dengan mengubah mereka menjadi iblis yang disebut, Hanekage.

Tidak ada yang menyangka bahwa Hanekage memiliki kesadaran, meski bersembunyi di dalam tubuh mereka. Ketika One Hundred Ghost yang legendaris menyerang House of Akakage, iblis di dalam diri mereka bergabung dengan Ghost tersebut dan menjadi satu kesatuan. Maka dimulailah pertempuran berdarah antara Akakage dengan iblis yang kuat, Hanekage.

Dengan pengorbanan yang besar, Akakage menggunakan Ninjutsu, Blood Shadow, untuk menyegel iblis untuk sementara. Untuk menyegel Hanekage secara permanen, Akakage menggunakan alat suci mereka untuk menciptakan pedang yang legendaris, yang dikenal sebagai Ame no Habakiri.

Tidak lama setelah itu, para leluhur dari Akakage binasa dari dunia ini. Murid-murid mereka yang bersedih menyembunyikan Ame no Hakabiri di tempat yang tidak diketahui yang hanya dapat dijangkau oleh anggota keluarga Akakage. Sedikit yang Akakage yang tahu, Goddes of Death yang licik, Izanami, mengamati peristiwa ini dan diam-diam memasukkan sebagian jiwanya di salah satu keturunan mereka untuk menghidupkan kembali Hanekage suatu hari nanti.

Setelah beberapa generasi, House of Akakage dibagi menjadi golongan Crimson dan Shadow. Golongan Shadow melahirkan Akakage terkuat yang pernah ada di dalam klan, Hanzo. Seperti yang diharapkan, Hanzo menjadi kepala dari golongan Shadow.

Mendapatkan Ninjutsu Terlarang

Namun, suatu hari, tim Hanzo menemukan rahasianya. Selama ini, Hanzo diam-diam menyatukan kekuatan Hanekage dengan tubuhnya sendiri, memberi makan iblis dengan darah dari lawan-lawannya. Ketika dihadapkan oleh golongan Crimson Akakage, Hanzo membunuh mereka semua dengan darah dingin. Menyerap darah dari orang terkuat, Hanekage mendapatkan kesadaran kembali.

Hanekage memberi tahu Hanzo bahwa klan bangsawannya menyembunyikan Ame no Habakiri yang kuat, dan juga Ninjutsu suci, pada sebuah lokasi rahasia yang hanya dapat dijangkau oleh Akakage. Hanzo yang haus akan kekuatan menyalahgunakan darahnya untuk mendapatkan Ninjutsu terlarang dari pedang yang terdapat dalam dongeng, Ame no Habakiri.

Anggota yang tersisa dari Akakage mati-matian mengejar pengkhianat klan. Diperkuat oleh kekuatan dari Hanekage, Hanzo menggunakan pedang dari klannya sendiri untuk melawan dan menghancurkan energi kuat dari daging mereka. Dengan putus asa, kedua golongan Akakage bersatu sekali lagi untuk melawan Hanzo.

Dengan terluka berat, anggota terakhir dari bangsawan Hose of Akakage hanya dapat melihat Hanzo melarikan diri. Hanzo diam-diam memulihkan luka-lukanya. Siang dan malam, Hanzo melatih Ninjutsu terlarang Akakage dengan Ame no Habakiri. Setelah satu dekade, Hanzo tidak dapat mencapai puncak dari Ninjutsu seperti leluhurnya.

Hanekage memakan daging dan darah dari Ninja yang telah gugur dan mengubahnya menjadi Armor ajaib untuk Hanzo. Hanekage membuat kesepakatan dengan Hanzo. Sebagai imbalan dari memberi makan Hanekage dengan lebih banyak darah, iblis yang kuat akan membantu Hanzo mencapai puncak dari Ninjutsu. Dengan memiliki kemampuan untuk mencapai puncak dari Ninjutsu dan Ame no Habakiri, Hanzo membawa pertumpahan darah ke dunia.

Kiriman serupa