Salah satu permasalahan pada jaringan pada umumnya terjadi pada kabelnya, baik itu kabel yang baru atau pun kabel yang sedang digunakan mungkin masalah ini bisa terjadi. Salah satu masalah yang terjadi adalah adanya salah satu dari delapan kabel dalam kabel LAN yang putus. Kebetulan itu juga baru saja saya alami beberapa minggu yang lalu. Setelah di lakukan cek dan recek sana sini ternyata terdapat salah satu kabel warna yang putus dan putusnya itu tidak mungkin untuk kita deteksi. Kabel yang putus tersebut kebetulan yang berwarna orange. Dan hal yang tidak memungkinkan lagi adalah untuk mengganti kabel karena faktor lokasi pemasangan kabel yang rumit.

Jadi bagaimana saya mengatasi masalah ini tanpa harus mengganti kabel tersebut?

Sebelum melanjutkan bagaimana caranya terlebih dahulu akan saya jelaskan apa dan bagaimana cara kerja dari kategori pengkabelan straight dan crossover.

Sususan Kabel UTP Straight
Urutannya adalah sebagai berikut.
Ujung A :
1. Orange Putih
2. Orange
3. Hijau Putih
4. Biru
5. Biru Putih
6. Hijau
7. Coklat Putih
8. Coklat

Untuk ujung B sususannya sama, itu lah mengapa dinamakan Straight atau Lurus.

Sedangkan untuk sususan Crossover
Ujung A :
1. Orange Putih
2. Orange
3. Hijau Putih
4. Biru
5. Biru Putih
6. Hijau
7. Coklat Putih
8. Coklat

Ujung B
1. Hijau Putih
2. Hijau
3. Orange Putih
4. Biru
5. Bitu Putih
6. Orange
7. Coklat Putih
8. Coklat

Susunan ini adalah susunan standar internasional yang umumnya banyak digunakan. Mungkin beberapa orang akan menggunakan susunan yang berbeda. Apakah akan bermasalah untuk mereka yang menggunakan susunan yang berbeda dari standar yang telah ditentukan?
Dari pengalaman yang saya dapatkan, tidak ada masalah jika susunan kabel tidak mengikuti standar yang telah ditentukan. Mau kita susun seperti apa pun tidak masalah. Guna dari standar yang dikeluarkan ini adalah untuk memudahkan orang untuk memahami susunan tersebut.

Dari pengalaman yang saya dapatkan, sebenarnya yang menjadi acuan untuk menyusun susunan kabel ini bukanlah pada warna kabelnya. Tetapi acuan tersebut adalah pada pin 1 sampai 8 tersebut. Jika mengacu pada pin tersebut maka susunan nya adalah seperti ini :

Straight
PIN A – PIN B
Crossover
PIN A – PIN B
Pin1 – Pin1
Pin2 – Pin2
Pin3 – Pin3
Pin4 – Pin4
Pin5 – pin5
Pin6 – Pin6
Pin7 – Pin7
pin8 – Pin8
Pin1 – Pin3
Pin2 – Pin6
Pin3 – Pin1
Pin4 – Pin4
Pin5 – pin5
Pin6 – Pin2
Pin7 – Pin7
pin8 – Pin8

Ok, bila kamu sudah memahami susunan pin ini maka kamu akan bisa membuat susunan tanpa harus mengacu pada warna standar yang telah ditentukan.

Dari beberapa penjelasan yang sudah saya jabarkan, sampai disini mungkin kamu sudah mendapatkan ide bagaimana cara mengatasi masalah jika terdapat beberapa kabel yang putus jalurnya.

Tetapi ada syarat untuk menggunakan cara yang sedang saya bahas ini yaitu.
Silahkan gunakan LAN tester dahulu untuk mengetahui kondisi kabel kamu. Dan lihat hasilnya, Kita membutuhkan 4 pin jalur kabel yang aktif untuk menggunakan cara ini, artinya, jika terdapat 2 atau 3 jalur yang putus kita masih bisa mengatasinya, tetapi jika jalur pin yang putus lebih dari 4 misalkan sampai 5 atau 6 jalur maka dengan sangat terpaksa kamu harus mengganti kabel tersebut.

Caranya adalah :
kita mengasumsikan bahwa jalur yang putus pada kabel kita ada 2 jalur yaitu warna orange dan hijau. Untuk menggunakan cara ini ingat bahwa acuan kita sekarang bukan lagi susunan warna standar tetapi pin yang sudah saya jelaskan diatas. Kita hanya membutuhkan 4 jalur pin yaitu pin 1,2,3 dan 6. Silahkan susun warna yang berfungsi dan tempatkan di pin 1,2,3 dan 6. sedangkan sisa warna dan yang putus tadi tempatkan di jalur pin yang tidak digunakan yaitu 4,5,7 dan 8. Ingat, acuan kita sekarang adalah susunan pin yang saya jelaskan diatas..
Silahkan dicoba dan lihat hasilnya.

Kiriman serupa