Saat ini laptop sudah menjadi barang penting banyak orang selain handphone sebagai alat kerja. Berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, pekerja kantoran, desainer hingga pedagang online membutuhkan laptop untuk menunjang usahanya.

Membeli laptop bekas bukanlah ide yang buruk. Bahkan bisa menjadi alternatif saat kondisi keuangan sedang tidak stabil. Dengan bujet yang terbatas, Anda bisa membeli laptop yang masih layak pakai asalkan Anda mengujinya dengan cermat terlebih dahulu.

Memastikan kesehatan laptop bekas sebelum membeli penting untuk meminimalkan risiko kehilangan karena kerusakan. Berikut cara mengecek kondisi laptop bekas sebelum membelinya.

1. Mengecek Kondisi Hardisk Laptop
Hal pertama yang harus dilakukan saat membeli laptop bekas adalah memeriksa kondisi Hardisk. Harddisk merupakan komponen utama yang sangat penting karena fungsinya untuk menyimpan semua data. Biasanya harddisk yang rusak akan mengalami kondisi bad sector yang membuat fungsi menulis dan membaca filenya tidak berjalan dengan baik.

Anda dapat memeriksa hard drive laptop bekas Anda dengan perangkat lunak. Salah satunya adalah software HD Tune. Caranya install dulu software HD Tune. Buka, lalu buka tab menu “Health” untuk memeriksa kesehatan hard drive itu sendiri.

Buka tab “Error Scan”. Jangan centang “Quick Scan” agar hasil scan lebih valid. Kemudian klik “Scan” untuk memulai. Setelah selesai, lihat hasilnya. Jika semuanya berwarna hijau berarti statusnya baik, tetapi jika ada titik merah, berarti ada bad sector pada harddisk.

2. Memeriksa Fungsi Keyboard Laptop
Keyboard merupakan perangkat yang sering mengalami malfungsi saat digunakan dalam waktu lama. Hampir setiap aktivitas menggunakan laptop, keyboard selalu digunakan sebagai alat input perintah. Jika rusak, beberapa tombol sering menjadi tidak dapat dioperasikan saat ditekan. Beberapa dapat diperbaiki, tetapi beberapa sangat sulit untuk dipulihkan.

Anda bisa mengecek kondisi keyboard pada laptop bekas menggunakan software pihak ketiga yaitu “Keyboard Tester Portable”. Langkah pertama adalah mengunduh perangkat lunak terlebih dahulu dan kemudian membukanya.

Karena portabel, Anda tidak perlu menginstalnya. Jika perangkat lunak sudah terbuka, uji keyboard dengan menekan semua tombol secara bergantian. Hijau berarti tombolnya normal, merah berarti ada masalah, kuning dicadangkan untuk tombol “FN”

3. Memeriksa Status Layar Laptop
Layar laptop adalah salah satu keluaran terpenting. Segala macam proses yang dilakukan oleh laptop akan muncul disana. Layar yang terletak di depan akan memudahkan pekerjaan. Untuk itu, sangat penting untuk memeriksa layar laptop bekas sebelum memutuskan untuk membelinya. Anda tentu tidak menginginkan laptop dengan masalah layar.

Untuk mengecek kondisi layar monitor pada laptop bekas yang ingin Anda beli, cukup gunakan software “Monitor Tester”. Download dulu softwarenya. Jika sudah terinstal, buka software dan jalankan.

Jadi, dengan bantuan software ini, Anda akan mengetahui status layar dari layar laptop yang Anda gunakan. Fungsi dari software ini adalah untuk mendeteksi jika ada pixel pada layar yang rusak.

4. Memeriksa Status Charger Laptop
Komponen lain yang sangat penting untuk diperhatikan adalah charger. Sebagai charger, charger harus bisa berfungsi secara maksimal. Karena arus yang tidak stabil, komponen lain seperti motherboard dapat rusak. Untuk mengatasinya, cek kondisi charger laptop bekas yang akan Anda beli dengan cara ini.

Pertama, perhatikan stiker deskriptif pada pengisi daya dan baterai laptop Anda. Pastikan mereka memiliki voltase dan peringkat amp yang sama. Kedua, coba sambungkan pengisi daya ke arus.

Perhatikan apakah lampu menyala atau tidak. Cek juga lampu charging pada laptop, jika berkedip berarti charger berfungsi dengan baik. Ketiga, cek juga indikator charging di layar laptop, jika ada keterangan charging berarti charging normal.

5. Cek Kipas Pendingin Laptop
Kipas laptop berperan penting sebagai pendingin. Jika tidak ada kipas, komponen laptop akan cepat panas yang dapat menyebabkan laptop tiba-tiba mati atau bahkan terbakar. Oleh karena itu, pastikan kipas pendingin laptop berfungsi dengan baik agar tidak kepanasan. Tanda kipas yang berfungsi normal adalah kipas akan mengeluarkan udara saat laptop sedang digunakan.

Tapi ada satu hal yang perlu Anda ketahui. Ternyata banyak sekali model laptop yang senyap, yaitu tanpa kipas, saat ini. Pertama, Anda harus bisa membedakan dengan menelusuri dan meneliti merek dan tipe laptop bekas yang ingin Anda beli. Jika memang laptop tidak memiliki kipas angin, angin tidak akan terlihat saat laptop dihidupkan.

6. Cek Engsel Layar Laptop
Layar atau monitor merupakan komponen yang paling rentan karena sering dibuka dan ditutup. Bodi dan layar hanya dihubungkan oleh dua engsel di kiri dan kanan. Di dalam engsel terdapat kabel fleksibel yang terhubung ke layar. Berikan perhatian khusus pada bagian ini ketika Anda ingin membeli laptop bekas.

Pastikan kedua engsel display tetap kencang, tidak putus, dan tidak terbuka. Karena sering dibuka dan ditutup, engselnya sering kali mulai mengendur seiring waktu. Ini bisa jadi karena sekrup yang kendor atau longgar. Untuk memperbaikinya, Anda dapat mengencangkan sekrup terlebih dahulu. Tetapi jika ada retakan pada engsel, sebaiknya jangan membelinya.

7. Periksa Kinerja Laptop
Seiring waktu, kinerja laptop menurun baik dari segi perangkat keras termasuk hard drive, RAM, monitor, keyboard, touchpad, dan perangkat lunak sebagai sistem operasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengujian pengoperasian laptop bekas sebelum membelinya dengan mencoba menjalankan beberapa aplikasi dan menggunakannya sesuai kebutuhan.

8. Periksa Kompatibilitas Spesifikasi Laptop
Penting juga untuk memeriksa saat membeli laptop bekas apakah spesifikasinya sesuai antara label deskripsi dan informasi spesifikasi sebenarnya. Anda bisa mengecek spesifikasi laptop seperti RAM, CPU, HDD, Graphics Card dan lain-lain melalui “dxdiag”. Caranya klik Start lalu ketik “dxdiag”. Tekan enter, sebuah jendela muncul dengan laporan tentang spesifikasi laptop itu sendiri.

9. Cek Semua Segel Sekrup Pada Laptop
Poin terakhir ini menjadi sangat penting ketika Anda akan membeli laptop bekas. Adalah memeriksa semua sambungan yang menahan badan laptop salah satunya pada lubang baut. Segel lubang ulir masih utuh menandakan laptop belum pernah dibongkar meskipun dalam kondisi bekas. Sebaliknya, jika semua segel terbuka, Anda perlu mendapatkan klarifikasi dari pemilik sebelumnya jika laptop telah dibongkar.

Inilah beberapa cara untuk memeriksa laptop bekas sebelum membelinya. Membeli laptop bekas dapat diterima. Selama Anda lebih berhati-hati dalam memeriksa kondisi, Anda akan terhindar dari hal-hal yang merugikan di kemudian hari.

Apalagi dengan membeli laptop bekas, Anda akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah dari harga baru meskipun spesifikasi yang didapat sama persis. Anda hanya perlu berhati-hati dan waspada.

Kiriman serupa